MAMUJU – Pimpinan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Darul Qurra’ menghadiri Rapat Koordinasi Pembinaan dan Peningkatan Kualitas Layanan KBIHU, PPIU, dan PIHK pada Senin, 14 September 2026. Pertemuan strategis yang dimulai pukul 07.30 WITA ini berlangsung di Aula Shafa Lantai 3 Asrama Haji Kementerian Haji dan Umrah Kantor Wilayah Sulawesi Barat di Kota Mamuju. Kehadiran KBIHU Darul Qurra’ diwakili langsung oleh Ketua KBIHU Ust. H. Rahmat Abd. Rahman, S.Pd.I., M.Pd.I., Pembimbing Ibadah Ust. H. Muhammad Nusyur, Lc., M.Th.I., serta Wakil Bendahara Ustadzah Afifah.
Agenda rakor dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Barat, H. Ahmad Barambangi, M.Ag., yang didampingi oleh Kepala Bidang Umrah dan Haji Khusus, H. Najamuddin, S.Ag. Dalam sambutannya, Kemenhaj memberikan penekanan khusus terkait pentingnya penegakan regulasi serta kewajiban seluruh mitra (KBIHU, PPIU, dan PIHK) untuk berizin resmi dan terakreditasi. Pada kesempatan tersebut, Kakankemenhaj menyampaikan pesan kunci kepada penyelenggara: “Jadikan jemaah paham manasik, jadikan jemaah sehat secara jasmani apalagi secara rohani, dan jaga kepercayaan jemaah.”
Selain penegakan izin resmi, rakor tersebut menginstruksikan penguatan syiar haji dan umrah hingga ke daerah pelosok melalui jejaring agen yang didukung kesiapan sekretariat daerah. Kemenhaj juga mendorong seluruh mitra untuk tampil percaya diri mengedukasi masyarakat, sekaligus menegaskan peran pengawasan pemerintah berupa pemberian apresiasi, pembinaan, hingga sanksi tegas bagi penyelenggara yang tak berizin atau bermasalah di wilayah Sulawesi Barat. Dari sisi substansi ibadah, rakor menyepakati bahwa materi bimbingan manasik di lapangan wajib memenuhi atau bahkan melampaui standar resmi Kemenhaj.
Menyikapi hasil rapat koordinasi tersebut, KBIHU Darul Qurra’ mengapresiasi tinggi langkah Kanwil Kemenhaj Sulbar karena forum ini semakin mempertegas legal standing dan posisi legalitas Darul Qurra’ sebagai mitra resmi pemerintah. KBIHU Darul Qurra’ menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Kemenhaj dalam menertibkan penyelenggara haji dan umrah ilegal di Sulawesi Barat, sekaligus menyatakan kesiapan penuh untuk bersinergi mensyiarkan haji dan umrah secara transparan serta akuntabel dalam hal pembinaan, pembimbingan, dan pelayanan jemaah.
Komitmen kuat dan pengakuan legalitas resmi ini semakin mengukuhkan KBIHU Darul Qurro sebagai pilihan utama dan pendamping tepercaya bagi perjalanan suci Anda. Bagi para calon jemaah haji dan umrah di Kabupaten Polewali Mandar (Polman) serta seluruh wilayah Sulawesi Barat, mari persiapkan ibadah Anda bersama KBIHU Darul Qurro. Segera daftarkan diri Anda dan keluarga untuk mendapatkan bimbingan manasik yang terstruktur, pelayanan transparan, dan pendampingan paripurna sesuai standar Kemenhaj demi menggapai predikat mabrur.
