KENJE — Merangkaikan semarak Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026, Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) Darul Qurro berkolaborasi dengan mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) STAIN Majene menyelenggarakan kegiatan Dialog Bersama Santri bertema penggunaan gadget. Kegiatan edukatif yang dilaksanakan tepat setelah prosesi apel peringatan Hari Santri tersebut dipusatkan di Aula Gedung Wakaf Islamic Centre Darul Qurra, Desa Kenje, Kecamatan Campalagian, dengan diikuti secara antusias oleh puluhan santri dan jajaran pengajar serta Mahasiswa PPL STAIN Majene.
Pelaksanaan dialog interaktif ini diinisiasi sebagai langkah kuratif dan preventif dalam merespons tantangan era digital, di mana gawai telah menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian anak-anak dan remaja. Dalam sesi utama dialog, hadir sebagai narasumber pakar bidang teknologi dan komunikasi Islam, yakni Ir. Mila Jumarlis, S.Pt., S.Kom., M.Kom., IPP, yang merupakan Kepala UPT-TIPD dan dosen Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) STAIN Majene. Pemaparan difokuskan pada strategi membangun literasi digital agar para santri mampu memanfaatkan perangkat elektronik secara sehat, produktif, dan bijak tanpa mengikis fokus belajar Al-Qur’an. Jalannya diskusi berlangsung hangat dan dinamis di bawah panduan langsung Kepala MDT Darul Qurro, Akbar Rahman, S.H., M.H., yang bertindak sebagai moderator. Kehadiran narasumber lintas disiplin ilmu ini bertujuan untuk memberikan pemahaman komprehensif kepada para santri mengenai potensi positif gawai sebagai sarana dakwah dan belajar, sekaligus bahaya laten kecanduan teknologi jika tidak disikapi dengan bijak.
Dalam pemaparannya, Ir. Mila Jumarlis menekankan pentingnya santri memiliki filter mental dan akhlak dalam menggunakan gawai di kehidupan sehari-hari. Beliau membedah bagaimana gawai dapat menjadi pedang bermata dua: dapat mengangkat derajat keilmuan jika dimanfaatkan untuk mengakses literatur keislaman, namun juga berpotensi merusak fokus belajar dan nilai-nilai keadaban santri jika terpapar konten negatif. Para santri diajak untuk mempraktikkan manajemen waktu yang disiplin serta menerapkan etika cyber akhlak dalam berinteraksi di media sosial.
Koordinator Mahasiswa PPL STAIN Majene, Nur Intang, menyampaikan bahwa dialog interaktif ini dirancang khusus untuk melengkapi pemahaman kebangsaan dan tantangan zaman para santri pada momentum Hari Santri. Antusiasme peserta terlihat amat tinggi melalui tingginya frekuensi tanya jawab antara santri dan pemateri seputar tips menahan diri dari godaan gawai. Sinergi antara pengajar madrasah, dosen ahli dan mahasiswa PPL ini menjadi bukti nyata keseriusan MDT Darul Qurro dalam menghadirkan edukasi yang relevan dengan perkembangan zaman.
Penyelenggaraan Dialog Bersama Santri ini menegaskan komitmen MDT Darul Qurro dalam menghadirkan sistem pembinaan santri secara holistik yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Kami mengundang para orang tua untuk mempercayakan pendidikan dasar keilmuan Islam dan karakter akhlakul karimah putra-putri Anda bersama MDT Darul Qurro. Mari wujudkan generasi *Rabbani* yang cerdas secara spiritual, anggun berakhlak, dan bijak berteknologi bersama kami. Segera kunjungi pusat layanan informasi resmi MDT Darul Qurro untuk pendaftaran dan pembinaan santri terbaik.
#MDTDarulQurro #YayasanDarulQurro #DarulQurro #Daqu #HariSantri2026 #HariSantriNasional #PPLSTAINMajene #STAINMajene #DialogSantri #LiterasiDigital #BijakGadget #GenerasiRabbani
