KBIHU Darul Qurra Tuntaskan Pembayaran Dam 90 Jemaah Haji melalui Adahi Saudi, Perkuat Sinergi dengan Pemerintah

Makkah — KBIHU Darul Qurra kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan ibadah haji yang tertib, terarah, dan sesuai regulasi pemerintah dengan menuntaskan proses pembayaran dam haji bagi 90 jemaah haji tahun 1447 H/2026 M melalui sistem resmi Adahi di Arab Saudi. Proses tersebut dikoordinasikan langsung oleh pembimbing ibadah, KH Muhammad Nuzur bersama ketua kloter dan para ketua rombongan di Tanah Suci.

Pembayaran dam dilakukan mengikuti arahan dan ketentuan dari Kementerian Haji Arab Saudi serta koordinasi bersama pemerintah Indonesia sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban pelaksanaan ibadah haji, khususnya pada fase puncak haji menjelang Armuzna. Sistem Adahi dipilih karena merupakan mekanisme resmi yang telah terintegrasi dalam tata kelola penyembelihan dam di Arab Saudi.

Menurut pihak KBIHU Darul Qurra, langkah tersebut menjadi bagian dari pelayanan terpadu agar jemaah dapat melaksanakan ibadah dengan lebih tenang, aman, dan fokus pada persiapan spiritual menjelang wukuf di Arafah. Selain memastikan aspek syariat berjalan sesuai ketentuan, koordinasi administratif dan pelaporan kepada pihak terkait juga terus diperkuat.

KBIHU Darul Qurra menegaskan bahwa pelayanan kepada jemaah tidak hanya berfokus pada bimbingan manasik, tetapi juga pada pendampingan teknis yang sesuai regulasi pemerintah dan sistem penyelenggaraan haji modern. Kolaborasi dengan pemerintah, ketua kloter, serta tim operasional di Makkah dan Indonesia menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas layanan jemaah.

“Saat ini fokus utama kami adalah pemantapan rohani jemaah di hotel-hotel pemondokan menjelang wukuf. Tim di Makkah dan Indonesia terus melakukan koordinasi intensif agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar,” ungkap pihak pembimbing KBIHU Darul Qurra.

Selain itu, pelaporan dan komunikasi kepada kementerian serta pihak terkait juga terus digalakkan sebagai bentuk transparansi dan tanggung jawab penyelenggaraan layanan ibadah haji. Langkah tersebut dinilai penting di tengah meningkatnya tuntutan profesionalisme penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.

Kegiatan pembayaran dam secara kolektif ini juga menjadi edukasi bagi jemaah tentang pentingnya mengikuti prosedur resmi yang telah ditetapkan pemerintah. Dengan sistem yang terkoordinasi, jemaah diharapkan lebih memahami tata kelola ibadah haji kontemporer yang kini semakin terintegrasi secara digital dan administratif.

Melalui pelayanan tersebut, KBIHU Darul Qurra berharap kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pembimbing haji yang profesional, amanah, dan selaras dengan kebijakan pemerintah terus meningkat. Semangat kolaborasi bersama pemerintah dan pelayanan terbaik kepada jemaah disebut akan terus menjadi komitmen utama dalam setiap musim haji.

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *